Saturday, August 11, 2007

Tuitions =.=

OK, ok...

I know that some of you think that that is a weird title to choose...

But don't worry...

I'm not any crazier than I was last time...

OK, maybe a little bit, due to all the cacat things happening around and to me...

mwahahahahahahahahahahaha...

OK, back to the point...

At Science tuition today...

We did the usual stuff...

listening to Mrs Tong teach...

listening to people talk...

talking to people =P

Oh, and a few other people...

got girls and some say got boys also...

were passing videos around...

sending through Bluetooth...

aiyo...

teruk one lah...

Oh, I'm not one of those people...

So we were learning about acids and alkaline...

and neutralisation...

and all those stuff lah...

and we had objective questions...

which we did...

and there was one question...

that both Jia Lin and I did...

with different answers...

So Jia Lin said that when teacher told us the correct answer...

whoever had the wrong answer had to belanja the other person one packet of Tiger biscuit...

which cost RM1...

So I agreed lah...

I was quite confident that my answer was correct =P

And guess what...

my answer was...

erm... erm...

CORRECT!!!

mwahahahahahahahahahaha...

Which means that I will get one packet of Tiger biscuit on Monday...

from Jia Lin...

wakakakakakakakakakaka...

Jia Lin, remember hor!!!

syiok ar!!!

(The cancellation above was requested by Jia Lin herself)

hehehehehehehe...

Ok, next is at Pn Esah's tuition class...

before I start...

Jia Tian, please forgive me!!!

mwahahahahahahahahahahahaha...

OK, the first interesting thing that happened at tuition today was...

when our dear Jia Tian...

baru reached...

and sat down...

At that time...

there was a lot of noise from the boys...

but there was a really loud "oooo, Eric!!!" from that direction...

and poor Anlynn, she was talking to me at that time and missed everything =.=

never mind...

I will explain everything the best I can...

mwahahahahahahahaha...

So Eric Teo, who was wearing pink...

held a bunch of lollipops...

walked over to the girls' side...

more specifically, to Jia Tian...

who was also wearing pink (they pakat-ed, how sweeeeeeeeeeeeeeeeet)...

and he gave the bunch of lollipops to Jia Tian...

right in front of everybody...

and everybody was looking at them...

oh, ya, except for Anlynn lah...

mwahahahahahahahahahahaha...

OK, let me say that again...

He gave the lollipops to Jia Tian...

who said thank you...

and at that time, everybody was oohing and aahing...

mwahahahahahahahahahahahahahahahahaha...

Including me lah, of course...

and he walked back to the guys' side...

with people calling his name and making loads and loads of noise...

Meanwhile, I was ejek-ing Jia Tian...

while she quickly stuffed all the lollipops into her bag...

wakakakakakakakakakakaka...

OK, so now I'll go on with the rest of that tuition...

Oh, I found a word in the BM dictionary last week, if I'm not mistaken =.=

Kamus Dewan (Edisi Ketiga) page 169...

right column, last bold word, right at the bottom...

bo-lui which means tidak mempunyai wang...

doesn't that sound rather familiar?!?!?!?

mwahahahahahahahahahahahaha...

but today, Anlynn found another word...

Kamus Dewan (Edisi Ketiga) page 973...

also right column, second bold word from the top...

pangsai which means buang air besar...

mwahahahahahahahahahahahahahahahahahaha...

one word to describe...

Skill!!!

wakakakakakakakakakakaka...

ok, I pakat-ed with Anlynn to do something...

and that is to put our karangan up in our blogs...

so since we pakat-ed...

I'll do it...

but a bit paiseh leh...

If got any mistakes, then paiseh lah...

Oh, and try to get some humour out of it =.=

so here goes:

Mungkin bukan sesuatu yang menghairankan pada zaman internet ini, apabila manusia sentiasa berasa hebat, masyhur, kaya, tidak memerlukan teguran, dan diri menjadi sombong. Oleh itu, manusia tidak lagi mahu mengikut kehendak agamanya kerana masing-masing berasakan dirinya hebat. Generasi muda pula menjadikan perkara negatif ini sebagai ikutan. Apa-apa sahaja yang dibawa dari Barat itulah yang menjadi ikutan mereka. Antara contoh yang paling ketara ialah sesetengah remaja suka meniru gelagat bintang filem, penyanyi dan segala jenis perilaku seniman Barat yang memporak-peransakan iman umat Islam pada zaman ini.

Pelbagai bentuk kelakuan artis Barat menjadi ikutan mereka yang kebanyakannya terlalu negatif oleh pandangan agama kita. Alasan yang diberikan jika dinyatakan tujuan berbuat demikian ialah mereka hanya mengikut peredaran zaman. Oleh sebab itu, tidak hairanlah ada yang berlumba-lumba mewarnakan rambut yang hitam dengan warna seperti bulu tupai keperang-perangan, ada juga yang memotong rambut berekor, konon ala bintang filem Barat. Si lelaki pula memakai subang sebelah telinga. Kini, gelagat itu menjadi ikutan kalangan artis Melayu kita, terutama lelaki yang suka memakai subang dan rantai.

Selain itu, seperti sudah menjadi amalan apabila ramai anak muda sama ada lelaki atau perempuan memakai baju tidak berlengan yang mendedahkan panau dan kurap di tangan. Begitu juga ada yang memakai seluar yang koyak di lutut seperti ingin menonjolkan kemiskinannya. Bagi yang ingin kelihatan serba hebat, mereka membuat tatu pada lengan atau belakang badan walaupun tahu bahawa air sembahayang menjadi tidak rata dan berkeadaan tidak suci. Kita juga sering terserempak dengan anak muda memakai baju bercorak lukisan muka hantu dan iblis yang menjijikan.

Seterusnya, seperti sudah menjadi kebiasaan, anak-anak muda berkepit dengan pasangan bukan mahram di kompleks beli-belah untuk menunjukkan kehebatan diri yang dijadikan Tuhan manakala mat rempit pula mengusung anak dara dengan motosikal ke sana ke mari untuk tontonan. Sesetengahnya pula berlumba sesama mereka sambil melakukan aksi berbahaya tanpa mempedulikan keselamatan pengguna jalan raya yang lain.

Itulah antara gelagat remaja kita pada hari ini. Mereka melakukannya kerana tidak ada yang melarang, termasuk ibu bapa. Ada yang tidak tahu bahawa perbuatan itu bukan sahaja mejijikan, malah haram di sisi agama. Siapakah yang harus dipersalah dalam hal ini? Semua ibu bapa perlu sedar bahawa tanggungjawab mereka bukan sahaja menyediakan keperluan dan pelajaran anak-anak, sebaliknya turut memberikan didikan agama agar anak-anak pascamerdeka boleh menilai perkara buruk dan baik untuk dicontohi.

Yes, I understand if you guys do not like it...

Don't worry about it...

I know lah, I'm not as skillful as some people...

hehehehehehehehehe...

But I just want to tell you guys...

that...

erm... erm...

the karangan is actually a petikan...

And it was dipetik dan diubahsuaikan daripada "Apabila Generasi Muda Agungkan Amalan Barat" oleh Rasid Rahaman, Berita Minggu, 11 Jun 2006...

Wait, 11th of June?!?!?!

my birthday!!!

mwahahahahahahahahahahahahaha...

To those people who didn't read the petikan...

please do...

It's really funny at some parts...

to those who can't read it...

sorry, no offence, but...

Poor you...

go ask someone to translate it for you...

mwahahahahahahahahahaha...

cheers...





Buh-bye, people!!!

No comments: